Novel Rasa, memberikan berbagai macam rasa saat kita membacanya. Rasa senang, sedih, gundah gulana, marah kesal, dendam, penyesalan. Semua terangkum dalam novel ini. Berlatar sekolah dengan tokoh anak remaja, novel ini cukup ringan dibaca oleh para remaja. Penyampaian yang disuguhkan pun tak elak dirasa cukup simpel dan sederhana. Tapi bukan bang Tere Liye namanya jika tidak menyuguhkan plotwis…
Bercerita tentang Bujang yang kembali harus berpetualang setelah pergi dan pulang. Saat Bujang sedang berada di pusara mamak dan bapaknya, Bujang mendapatkan sebuah pesan dari Krestiny Otets, pemimpin brotherhood Bratva.
Sebuah kisah tentang menemukan tujuan. Kemana hendak pergi. Melalui kenangan demi kenangan masa lalu. Pertarungan hidup mati. Untuk memutuskan kemana langkah kaki. Juga menjawab pertanyaan-pertanyaan tersisa. Pergi.
KISAH DISAH ini sudah tertinggal puluhan tahun lebih. Maka ibarat seseorang yang ketinggalan kereta, bukan cuma kilau lampu dan getar rel yang telah hilang di tikungan sana, bahkan gerbong dan lokomotifnya sudah karatan dipensiunkan. Cerita ini sudah menguap puluhan tahun lebih. Maka ibarat embun menggelayut malas di daun rumput, rerumputan itu sudah menjadi hutan, tidak tersisa lagi kenanganny…
Buku ini berkisah tentang seorang kakak yang mengorbankan apa pun agar adik-adiknya bisa terus sekolah dan sukses. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan. Tentang seorang kakak, yang dulu, sekarang, dan hingga kapan pun, dia adalah kakakku.
Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan, melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menebus kesalahan tersebut. Mari tutup masa lalu yang kelam, mari membuka halaman yang baru. Jangan ragu-ragu. Jangan cemas. Tinggalkanlah kebodohan dan ketidakpedulian. “Selamat Tinggal” su…
Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu. Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan keti…
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. Di Negeri di Ujung Tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi di Negeri di Ujung Tanduk se…
Buku novel yang berjudul Pergi karya Tere Liye ini merupakan sekuel dari novel Pulang. Buku ini dapat dinikmati oleh pembaca remaja maupun dewasa. Sekuel dari Novel “Pulang” ini menceritakan tentang tokoh Bujang yang menjadi penerus Tauke Besar di Keluarga Tong, salah satu keluarga Shadow Economy di dunia. Semenjak dibawa dari Talang, Bujang dibesarkan menjadi laki-laki yang berpendidikan t…
Delisa adalah gadis kecil asal Lhok-Ngah Aceh berusia 6 tahun ini penggemar warna biru. Gadis cerdas, polos, dan suka bertanya ini tinggal bersama umminya dan ketiga kakaknya. Ayahnya bekerja di kapal tanker dan baru pulang setiap 3 bulan sekali. Suatu waktu, Delisa mendapat tugas menghafal bacaan salat dan umminya pun berjanji akan memberinya hadiah bila Delisa mampu menuntaskannya. Namun, Tuh…