Delisa adalah gadis kecil asal Lhok-Ngah Aceh berusia 6 tahun ini penggemar warna biru. Gadis cerdas, polos, dan suka bertanya ini tinggal bersama umminya dan ketiga kakaknya. Ayahnya bekerja di kapal tanker dan baru pulang setiap 3 bulan sekali. Suatu waktu, Delisa mendapat tugas menghafal bacaan salat dan umminya pun berjanji akan memberinya hadiah bila Delisa mampu menuntaskannya. Namun, Tuh…
James adalah tipe cowok green flag, jomblo berkualitas tinggi. Pintar, lulusan kampus top luar negeri, punya pekerjaan dan karier yang cemerlang, tampan, baik hati. Dengan keluarga yang spesial. Masalahnya, dia pemalu, terlalu sibuk kerja, fokus pada kariernya. Jadilah dia tidak kunjung mendapat jodoh. Hingga suatu hari, dia jatuh cinta. Pada wanita yang benar-benar di luar dugaan. Dan dimulail…
Apalah arti memiliki? Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami. Apalah arti kehilangan, Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun? Wa…
Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan, melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menebus kesalahan tersebut. Mari tutup masa lalu yang kelam, mari membuka halaman yang baru. Jangan ragu-ragu. Jangan cemas. Tinggalkanlah kebodohan dan ketidakpedulian. “Selamat Tinggal” su…
Sebuah kisah tentang menemukan tujuan. Kemana hendak pergi. Melalui kenangan demi kenangan masa lalu. Pertarungan hidup mati. Untuk memutuskan kemana langkah kaki. Juga menjawab pertanyaan-pertanyaan tersisa. Pergi.
KISAH DISAH ini sudah tertinggal puluhan tahun lebih. Maka ibarat seseorang yang ketinggalan kereta, bukan cuma kilau lampu dan getar rel yang telah hilang di tikungan sana, bahkan gerbong dan lokomotifnya sudah karatan dipensiunkan. Cerita ini sudah menguap puluhan tahun lebih. Maka ibarat embun menggelayut malas di daun rumput, rerumputan itu sudah menjadi hutan, tidak tersisa lagi kenanganny…